Sistem Full Day School, Kontrol Waktu Luang Siswa

oleh: Ni Made Vania Marchia Jayanti VIIIF

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan seseorang dari satu generasi ke generasi lainnya melalui pengajaran dan pelatihan. Pendidikan di sekolah pada hakekatnya sebagai penumbuhan karakter pada setiap siswa. Dengan pendidikan di sekolah anak-anak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan mana pun.Ini lah penyebab pendidikan mengalami pembaruan dan perkembangan setiap tahunnya.


Kini pendidikan memiliki sistem full day school yang sangat dipersalahkan maupun disenangi oleh para siswa tertentu karena memiliki alasan ter tentu juga. Full day school merupakan sistem pembelajaran pengetahuan sekolah yang memadukan sistem pembelajaran secara intensif yaitu memberikan tambahan waktu khusus untuk para siswa agar memahami pembelajaran yang belum dimengerti tanpa tambahan materi pembelajaran oleh guru.


Full day school biasanya dilaksanakan sekolah-sekolah ter tentu yang memang sudah mengikuti pendidikan sistem full day school pada pukul 07.00 sampai dengan 15.00 untuk melakukan pembelajaran tambahan tanpa pengawasan dari guru tetapi tetap tenang.

Full day school dilaksanakan guna untuk menumbuhkan karakter siswa dengan teman-temannya di sekolah dengan tambahan waktu khusus tanpa tekanan materi pembelajaran. Full day school juga menanamkan nilai-nilai positif pada anak-anak. Alasan yang menguatkan akan adanya pendidikan sistem full day school yaitu, untuk menghindari kenakalan remaja masa kini yang semakin aneh yang kini sedang viral pada media sosial yang membuat malu lembaga pendidikan atas perilaku anak remaja kini. Seperti adanya remaja yang meminum minuman keras tanpa sepengetahuan orang tua, seks bebas tanpa pertanggungjawaban dan sebagainya.

Oleh karena itu full day school sangat berperan untuk mengisi waktu luang para siswa agar diisi dengan hal-hal yang positif.

Namun saat ini masih sedikitnya sekolah di Indonesia  yang melaksanakan pendidikan sistem full day school, entah itu diketahui atau tidaknya. Karena untuk menerapkan sistem full day school harus memiliki persiapan yang sangat lama dan matang antara sekolah dan siswa maupun para wali murid. Contohnya agar wali murid mengizinkan anaknya untuk melaksanakan sistem pembelajaran full day school karena mereka akan berada di sekolah cukup lama, serta memerlukan biaya dalam penerapan ini karena para siswa akan berada di sekolah cukup lama, tentu saja para orang tua akan memberikan bekal lebih untuk menjaga kesehatan mereka. Banyak sekolah ingin menerapkan pendidikan sistem full day school tetapi karena keterbatasan sarana seperti sarana guru professional serta teknologi membuat sistem full day school ini terhambat. Biasanya sebelum dilaksanakannya pembelajaran full day school akan dilaksanakan sosialisasi atau pemberitahuan mengenai full day school karena tidak sedikitnya siswa belum paham mengenai pendidikan sistem full day school ini.(nia)