Zero Waste, Lindungi Bumi Dari Sampah

oleh: I Gusti Ayu Agung Shanti Wahyu Dewanty VIIIB

Sampah, barang buangan yang dapat digolongkan menjadi dua kategori, yaitu organik dan anorganik ini  menjadi masalah utama bagi seluruh negara di dunia. Mengapa sampah menjadi masalah besar bagi dunia? Alasannya karena sampah dapat merusak seluruh ekosistem darat, laut, udara. Sampah tidak hanya masalah bagi negara berkembang, namun juga masalah bagi negara-negara maju. Masalah sampah juga karena keinginan manusia untuk hidup cepat atau instan, sehingga banyak makanan jadi atau barang-barang jadi yang mempermudah pekerjaan manusia. Apa hubungan hal itu dengan sampah? Hubungannya karena barang-barang itu pasti memiliki pembungkus dan tidak akan bisa digunakan lagi, serta belum lagi proses saat pembuatannya yang pasti akan menimbulkan limbah.

 

Indonesia Sebagai Penyumbang Sampah Terbesar ke-2

Indonesia, negara terbesar ke-2 penyumbang sampah bagi dunia. Hal itu dapat dibuktikan dengan penghasilan sampah-sampah yang sangat banyak di kota-kota besar Indonesia yang dapat menyumbangkan sampah  3,8 juta ton setiap tahunya. Dibawah negara Cina yang menyumbangkan sampah sebesar 8,8 juta ton sampah setiap tahunnya. Dihitung dari persentase jumlah sampah plastik yang tidak diolah, Indonesia termasuk paling tinggi di dunia. Sebanyak 87% dari 3,8 juta ton sampah plastik yang dibuang setiap tahunnya mengambang di laut. Artinya, setiap penduduk pesisir Indonesia bertanggung jawab atas 17,2bkilogram sampah plastik yang mengapung dan meracun I satwa laut.

 

Program Zero Waste

Dewasa ini, seiring berkembangnya zaman, pemikiran manusia juga semakin berkembang. Ini dibuktikan dengan mulai adanya program Zero Waste atau yang artinya tidak ada sampah, atau yang berarti pengurangan sampah bagi setiap tahunnya. Program ini bertujuan untuk mengajak semua orang untuk pintar mengolah sampah dan mengurangi penggunaan sampah. Program Zero Waste dapat kita lihat dalam berbagai sosial media, salah satunya adalah instagram. Disana kita dapat mencari akun @zerowaste.id_official dalam aku ini kita diberikan tips mengolah sampah, dan jenis-jenis sampah plastik. Sampah plastik terdapat banyak sekali macamnya, mulai dari kantong plastik, mika, serta sedotan, danlain-lain. Dari sekian banyak macam jenis plastik, jenis yang paling tidak bisa di daur ulang sama sekali adalah sedotan. Karena itu, dalam akun @zerowaste.id_official juga menyediakan sedotan stainless steel yang bisa digunakan berulang kali.  Selain sedotan stainless steel, @zerowaste.id_official juga menyediakan pembalut dari kain yang dapat dipakai berulang kali, dan banyak barang lainnya yang bisa dipakai berulang kali.

Setelah dibentuknya beberapa sosial media seperti contohnya @zerowaste.id_official banyak masyarakat yang ikut serta mensukseskan program zero waste dengan cara mengganti tempat makan sebagai tempat daging saat membeli daging di pasar, membawa tas belanja ke pasar ataupun super market, membawa tempat minum saat membeli minuman cepat saji, dan banyak lagi lainnya. Selain memberikan tips mengurangi sampah plastik, banyak juga masyarakat yang berbagi tentang mengolah sampah dapor menjadi barang-barang yang bermanfaat. Seperti halnya mengolah isi labu yang kering bisa diolah dan menjadi sabun yang bernilai tinggi, dan mengubah kulit jeruk menjadi sabun cair, dan banyak lagi lainnya.

 

Mengolah Plastik Dengan 3R

3R adalah cara mengolah sampah plastik yang sudah lumrah di mata kebanyakan orang. Meskipun sudah lumrah, masih banyak masyarakat yang tidak tahu atau hanya sekedar tahu tentang 3R ini. Berikut adalah kegiatan 3R (Reuse Reduce Recycle) yang dapat dilakukan di rumah, sekolah, kantor, ataupun di tempat-tempat umum lainnya.

 

Contoh kegiatan reuse sehari-hari:

  1. Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, menggunakan baterai yang dapat di charge
  2. Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
  3. Gunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  4. Gunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.
  5. Gunakan email (surat elektronik) untuk berkirim surat.
  6. Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan

Contoh kegiatan reduce sehari-hari:

  1. Pilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  2. Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  3. Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
  4. Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  5. Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  6. Gunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi.
  7. Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu.

Contoh kegiatan recycle sehari-hari:

  1. Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
  2. Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  3. Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
  4. Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.

Setelah mengetahui tips-tips di atas, maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk bermalas-malasan dalam mengolah sampah. Mari kita berikut serta dalam program Zero Waste untuk melindungi bumi kita. (swd)